Pendidikan berkualitas harus dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dr. Bambang Harsono Suhartono, M.B.A.
Pendiri Yayasan Bhakti Wiyata
Dari Sebuah Kepedulian,
Lahir Harapan bagi Generasi Bangsa
Perjalanan IIK Bhakta dimulai pada tahun 1985 dari sebuah titik balik yang mendalam bagi sang pendiri. Kehilangan besar mendera keluarga ketika ayah beliau meninggal dunia akibat keterbatasan pelayanan kesehatan dan minimnya tenaga medis saat itu.
Peristiwa memilukan tersebut menumbuhkan tekad kuat dalam dirinya untuk mengubah keadaan, seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat Kediri untuk belajar kesehatan, namun terbentur biaya tinggi dan keterbatasan lembaga.
Beliau percaya bahwa mimpi menjadi tenaga kesehatan seharusnya tidak berhenti hanya karena faktor ekonomi. Dari keyakinan itulah, Yayasan Bhakti Wiyata berdiri dengan tujuan mulia: membuka akses pendidikan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Dr. Bambang Harsono Suhartono, M.B.A.
Pendiri Yayasan Bhakti Wiyata
Menghadirkan institusi pendidikan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Awal Perjuangan di Kota Kediri
Pada masa itu, masyarakat Kediri yang ingin bersekolah di bidang kesehatan harus pergi ke
luar kota. Kondisi tersebut semakin menguatkan tekad Dr. Bambang Harsono untuk membangun
sekolah kesehatan di tanah kelahirannya sendiri.
Akhirnya, pada tahun 1985 berdirilah sekolah kesehatan pertama di Kediri bernama Bhakti
Husada, di bawah naungan Yayasan Bhakti Husada. Namun membangun sebuah institusi pendidikan
bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai keterbatasan fasilitas dan biaya menjadi tantangan
besar yang harus dihadapi.
Dengan penuh kreativitas dan semangat pengabdian, berbagai fasilitas pendidikan dibuat
secara mandiri agar biaya pendidikan tetap terjangkau. Salah satu kisah yang hingga kini
dikenang adalah bagaimana tempat tidur pasien untuk praktik mahasiswa dibuat dari kursi bus
bekas yang dimodifikasi dengan baik. Dari keterbatasan itulah lahir semangat inovasi dan
perjuangan yang menjadi identitas Bhakti Wiyata hingga sekarang.
Usaha tersebut perlahan membuahkan hasil. Kepercayaan masyarakat terus tumbuh, dan sekolah
kesehatan ini semakin diminati. Pendidikan kesehatan yang sebelumnya terasa sulit dijangkau,
kini menjadi lebih dekat bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.
Tumbuh Menjadi Institusi Terpercaya
Perjalanan panjang transformasi dari sekolah kesehatan sederhana menjadi institut pendidikan tinggi kesehatan yang diakui.
Awal Perjuangan di Kota Kediri
Di masa itu, warga Kediri yang ingin menempuh pendidikan kesehatan harus pergi ke luar kota. Dari kebutuhan inilah lahir tekad Dr. Bambang Harsono untuk membangun sekolah kesehatan di tanah kelahirannya sendiri. Pada tahun 1985, berdirilah sekolah kesehatan pertama di Kediri bernama Bhakti Husada di bawah naungan Yayasan Bhakti Husada, dengan 123 peserta didik pada tahun pertama. Meski fasilitas dan biaya sangat terbatas, semangat pengabdian melahirkan kreativitas—salah satu kisah yang dikenang, tempat tidur praktik mahasiswa dibuat dari kursi bus bekas yang dimodifikasi dengan baik.
Tumbuh Menjadi Bhakti Wiyata
Seiring waktu, kepercayaan masyarakat terus bertambah dan Bhakti Husada semakin diminati. Tahun 1997 menjadi tonggak penting ketika yayasan resmi berganti nama menjadi Yayasan Bhakti Wiyata. Pada fase ini, sekolah berkembang menjadi SMKK Bhakti Wiyata (SMKK Bhakta) untuk mencetak tenaga kesehatan profesional dengan pendidikan yang holistik. Dari perjalanan panjang tersebut, SMKK Bhakta kini telah meluluskan lebih dari 8.600 tenaga kesehatan yang berkiprah di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara, seperti Arab Saudi, Malaysia, dan Singapura.
Lahirnya IIK Bhakta
Perjalanan Bhakti Wiyata tidak berhenti di pendidikan menengah. Pada tahun 2006, Yayasan Bhakti Wiyata mendirikan pendidikan tinggi kesehatan: Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta). Program studi pertama yang dibuka adalah Pendidikan Dokter Gigi, yang kemudian berkembang pesat hingga menghadirkan berbagai jenjang pendidikan—mulai dari Diploma, Sarjana, Profesi, hingga Magister di bidang kesehatan.
Inovasi di Bidang Teknologi
Selaras dengan perubahan zaman, Yayasan Bhakti Wiyata terus memperluas kontribusi di dunia pendidikan. Pada tahun 2022, yayasan mendirikan SMK TI Pelita Nusantara yang berfokus pada teknologi dan manajemen perkantoran, sebagai jawaban atas kebutuhan keterampilan di era modern.
Hari Ini
Hingga tahun 2026, IIK Bhakta telah meluluskan 18.500 alumni yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia dan mancanegara. Kini, Yayasan Bhakti Wiyata menjadi rumah besar bagi IIK Bhakta, SMK Kesehatan Bhakti Wiyata, serta SMK TI Pelita Nusantara—meneruskan semangat awal: mendekatkan pendidikan berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun Berdiri
Lulusan SMKK
Alumni IIK Bhakta
Institusi Pendidikan
Rumah Besar Bhakti Wiyata
Tiga institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Bhakti Wiyata
IIK Bhakta
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata — Pendidikan tinggi kesehatan dengan program Diploma, Sarjana, Profesi, hingga Magister yang hingga kini telah luluskan 18.500 alumni hingga mancanegara.
SMK Kesehatan Bhakti Wiyata
Mencetak tenaga kesehatan profesional tingkat menengah dengan lebih dari 8.600 lulusan tersebar hingga mancanegara.
SMK TI Pelita Nusantara
Inovasi di bidang teknologi informasi dan manajemen perkantoran, berdiri sejak tahun 2022.
Budaya PLUS : Jiwa dalam Setiap Langkah
Di balik perkembangan besar Yayasan Bhakti Wiyata, terdapat nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan diwariskan. Bersama seluruh civitas akademika, lahirlah sebuah budaya kerja yang menjadi identitas institusi, yaitu Budaya PLUS:
Prima
dalam layanan
Luhur
dalam berbudi pekerti
Unggul
dalam berkarya
Sejahtera
dalam kebersamaan
Budaya PLUS bukan hanya slogan, melainkan fondasi dalam setiap pelayanan, proses pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai inilah yang menguatkan langkah Yayasan Bhakti Wiyata dalam mencetak generasi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Melangkah untuk Masa Depan
Bagi Yayasan Bhakti Wiyata, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan kesehatan adalah sebuah tanggung jawab bersama. Perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menghadirkan perubahan besar.
Dengan semangat pengabdian yang terus menyala, Yayasan Bhakti Wiyata akan terus bertumbuh, berinovasi, dan menginspirasi lebih banyak generasi untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik.
Galeri Foto
Jejak Perjalanan









