Langkah preventif pencegahan terhadap persebaran wabah virus Corona ditunjukkan IIK Bhakti Wiyata dengan memproduksi hand sanitizer secara massal dan jamu penambah imunitas tubuh dengan total 2000 botol.
Hal ini dilakukan, mengingat ketersediaannya mulai langka di pasaran.
"Awal mulanya ini kegiatan dana Hibah yayasan untuk Prodi Farmasi. Namun ternyata, ternyata dari pimpinan ada masukan untuk memperluas cakupan ke warga kota Kediri karena minimnya stok cairan pembersih di wilayah Kota Kediri," kata Munifatul Lailitah M.Farm.,Apt Kepala laboratorium Farmasetika , saat membuat hand sanitizer di laboratorium semisolida, Jum'at (27/03/2020).
Hand sanitizer dan jamu buatan buatan IIK Bhakti Wiyata juga diberikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Balaikota Kediri, Selasa (31/03/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes. yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Kediri berterima kasih atas bantuan jamu dan hand sanitizer yang telah diberikan.
"Terima kasih, IIK Bhakti Wiyata yang sudah memberikan hand sanitizer dan jamu herbalnya. Nanti akan kami distribusikan kepada masyarakat Kota Kediri," ujarnya.
Sementara itu pembagian jamu herbal untuk menambah imunitas tubuh merupakan bentuk kontribusi kami kepada pemerintah dan masyarakat untuk membantu penanggulangan dan pencegahan corona khususnya di Kota Kediri, kata Eko Yudha Prasetyo. M.Farm., Apt.,selaku Kepala Pusat Kerjasama dan Hubungan Masyarakat IIK BW.
Beliau mengatakan pembagian jamu herbal dilakukan sebanyak tiga kali dengan total 1500 jamu herbal. "Hari jum'at lalu kita sudah membagikan 300 jamu. Hari kedua kami bagikan ke beberapa RT di wilayah Bandar Lor dan terakhir hari Selasa ini kami salurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Kediri ," ujarnya.
Fakultas Farmasi IIK BW yang ditunjuk untuk memproduksi cairan pembersih tangan serta jamu herbal ini telah menguji kandungan hand sanitizer dan jamu herbal buatannya sehingga aman digunakan untuk masyarakat.
"Untuk hand sanitizer kita buat dua macam yakni dari bahan alami dan alkohol. Komposisi gel handsanitizer dari bahan kimia sudah sesuai dengan standar WHO dan formula gel handsanitizer herbal sudah berdasarkan hasil riset dan penelitian dosen Farmasi BW,” jelas Eko.
"Sementara untuk jamu kita terbuat dari bahan imunomodulator yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh seperti Temulawak, kunyit, jahe, sere dan kayu manis," Tambahnya.
Stay safe, social distancing, and keep your hygiene!
IIK PLUS: Sejahtera dalam Kebersamaan.